Air Siap Minum-1

Posted on 13 April 2008

0


Air Siap Minum

Tiga bocah imutberiring berjalan, mereka terdiri dari seorang anak laki-laki dan dua orang wanita. Anak laki-laki tersebut mengenakan pakaian seragam olah raga plus ditambah tas ransel warna hitam yang tersandang dipundak, sedangkan kedua bocah wanita tersebut selain mengenakan seragam olah raga juga menyadang tas warna merah darah dan seorangnya lagi tas warna merah jambu. Tampak wajah mereka kelihatan letih kuyu karena kepanasan disiram terik cahaya matahari sepanjang perjalanan, rupanya mereka baru pulang sekolah siang itu.Tampak dahaga yang tak tertahankan terpancar dari wajah ketiga anak kecil itu.

Tiba-tiba langkah kecil mereka terhenti tepat depan sebuah bangunan baru yang tampak aneh menurut pandangan mereka. Tepatnya di sekitaran Lapangan Simaremare depan Kantor Walikota Sibolga, di salah satu sudut persimpangan jalan berdiri sebuah bangunan terbuat dari konstrusi besi. Tiang-tiangnya berwarna keemasan menjulang setinggi sekita 2,5 meter ke atas. Tiang itu berjumlah sekitar 6 batang. Bangunan itu tidak memiliki dinding hanya dihubungkan besi-besi yang melintang diantara tiang-tiang yang berdiri kokoh. Bila dilihat dari segala sudutpandang, bangunan itu tampak dari segala arah. Atap warna biru terbuat dari fiber plastik menambah anggun kontruksi bangunan itu.

Di dalam bangunan itu ada kotak warna merah muda dan tinggi salah satu sisi hampir mencapai atap langit-langit bangunan tersebut, tampak jugatertulis logo PDAM Sibolga. Di sisi kotak warna merah muda itu terdapat sebuah keramik mirip termpat cuci tangan dan terjulur sebuah keran air.

Penasaran dengan pemandangan yang dilihat, ketiga bocah itu segera bergegas mendekati bangunan aneh tersebut. Kedua bocah wanita tampak berpose bersama menghadap kamera, bocah lelaki kecil berdiri tegak sambil memegang pinggang ibarat gaya seorang lelaki play boy tingkat dunia memperhatikan kedua rekannya yang lagi bergaya di cat walk.

Dengan antusias mereka mendekati bangunan tersebut.Tangan-tangan mungil mereka mulai bergerilya menikmati dan mengelus apa yang terlihat di bangunan itu . Keran air mereka putar, kadang kiri kadang ke kanan. Tiba-tiba dari kran tersebut keluar air, prot…..prot….crot… air dengan deras keluar menambah kekagetan. Mereka bertepuk tangan kegirangan seperti mendapat oase di padang pasir yang tandus.

Sambil bernyanyi mereka bertiga tampak kompak menjulurkan tangan ke kran air tersebut. Gerakan-gerakan mereka tampak seperti bintang iklan sabun lifebouy menjaga kesehatan tubuh. Merekaterlihat membasuh tangan dengan air yang baru saja keluar dari kotak ajaib tersebut. Selesai membasuh tangan, mereka tampak juga membasuh wajah dengan kedua telapak tangan di kran air. Mereka bersorak gembira menemukanpermainan baru di siang terik itu.

Bocah lelaki yang menyandang tas warna hitam mendongakkan kepala melihat papan di atas kepalanya. Bocah lelaki itu membaca dengan terbata-bata tulisan di plank papan yang tergantung dibangungan itu. Ia mulai mengeja dan berkata “Aaaaa.iii…rrr Siiiaa..p Mmmi…iiiiinnum”. Jidatnya berkerut seolah memikirkan sesuatu sambil memperhatikan kedua temannya.

Bocah perempuan kecil yang menyandang tas warna merah muda dan memegang es campur ditangannya tersenyum kecut memandang anak laki-laki tersebut sambil terkata “Beak bana Ang mambaco sajo indak tau , itu tulisannya AIR SIAP MINUM !…” teriaknya dengan tegas dan lantang. Sesaat kemudiaan tampak gadis kecil itu terlihat ibarat guru di depan kelas menerangkan arti tulisan AIR SIAP MINUM kepada kedua rekannya dan kedua rekannya mendengarkan dengan serius sambil mengangguk-anggukkan kepala.

Setelah mengerti pengarahan dari rekannya, bocah lelaki tersebut dengan lantang berkata “Aku akan katakan kepada ayahku, umakku, tanteku, nenekku dan oppungku kalo di Sibolga ini ada air ajaib, tidak pelu dimasak langsung diminum seperti air aqua botol yang dijual di Swalayan Aido”.

Tak mau ketinggalan dengan temannya, anak kecil yang menyandang tas warna merah darah berkata dan menyahut “Aku juga akan bilang pada dunia agar mereka tahu bahwa di Sibolga air PDAM di Lapangan Simaremare bisa langsung sedot dari kerannya, asyik………….!!!!!!. “

Tak lama kemudian ketiga bocah tersebut berlari-lari kecil menjauhi oase dengan wajah yang berseri-seri ibarat menjadi juara ratu sejagat melanjutkan perjalanan menuju rumah mereka masing-masing. Tiada lagi terlihat keletihan dari wajah mereka tapi yang terpancar adalah senyum manis dari bocah-bocah lugu yang akan menceritakan penemuan “AIR SIAP MINUM” kepada orang-orang yang mereka rencanakan.

April 2008
Apakah rekan-rekan sudah pernah mencicipi hidangan :” AIR SIAP MINUM ????” bagaimana rasanya…ayoo…beri komentar ya…!!!!
Posted in: rupa-rupa