Ensiklopedi Panggang Paccak

Posted on 11 September 2008

12


By : Zul Azmi Sibuea

Panggang Geleng

Pengolahan ikan panggang yang khas ado ampek maccam nan baru dikatahaui :

Partama, panggang paccak – paccak artinya cantik (bahasa melayu – palembang), biasanya berwarna kuning , krem merah campur sedikit hitam kalau hangus, tapi karak-karak hitam hangusnyotu lamak, rasa bumbu agak pedas, asin, asam – jangan malele luh… Secara tradisional dibakar dengan menjepitkannya dipelepah daun kelapa, lalu di diang di atas bara tempurung atau bara arang panas, jaman sekarang mah warung padang bikinnya pake panggangan kawat biasa aja. Cara masaknya – ???? rahasia kali.

Kaduo, panggang sale (salai) – ini ikan apa saja bisa dibuat panggeng sale, (aso-aso, limbek, hiu, pari dsb) biasanya terlihat agak hitam merah mengkilat, masik karena bekas api yang sumang-sumang , bakarnya lama bisa 8 sampai 10 jam, mirip pisang sale gitu. Yang jelas kalau makan ikan panggang sale ini dijamin akan menjadi orang sale…h dan sale..hah, effek lainnya akan laku keras dan laris karena “sale”.

Biasanya dimasak sebagai paranca untuk sayur. Dibuat dan disukai banyak orang hampir “diseluruh pantai indonesia, kau tetap pujaan bangsa” lah kok malah nyanyi benderaku.

Katigo, panggang ……. (ini yang harus dicari, pr bok). ikan aso-aso isi kelapa + bumbu

apa namanya …lupa, kata kuncinya geleng-geleng kepala saking enaknya, kamu sudah melakukannya, kamu sudah menyebutkannya, lihat mail sebelumnya!.

Cara bikinnya, mula-mula, ikan aso-aso dijaring di torluk, diperjalanan kedarat ikannya sudah mati tuh, lalu dijual ke par along-along, kemudian dijajakan dibeli oleh warung padang – RESTORAN BARITA. (EEH HENNY* ADA DISINI, NGAPAIN, BELI SAMBAM YA, OOH PANGANG PACCAK).

Oleh tukang masak BARITA ikannya dipasiang, sudah bersih dipukul pukulin tuh (biasa anak – THE GEMBLES) badan ikan pake lidi – supaya nggak menjerit orang yang mukulin harus ditutup mulutnya pake saputangan diikat kebelakang (ini yang menjerit siapa sih, yang mukul atau yang dipukul) – demikianlah sehingga ikannya lembek – sudah itu tulang ikannya ditarik beserta dagingnya dari bagian buntut.

Dagingnya dicampur bumbu gule , lalu dimasukkan kembali kedalam badan ikan tadi. Dibakar lalu dimakan sambil geleng-geleng.

Kampek, panggang atau bakar biasa saja, ikan langsung dibakar dekat dengan api – hanya saja orang pesisir menyebutnya sambam, bahasa bataknyo sombom, secara umum – orang indonesia menyebutnya ikan bakar – belanda geroosterde vis – inggeris roasted fish /grill -rusia ?????? ??? ??????? – papua dabudabu – manado rica-rica , dengan segala variasi cara bakar, pake minyak, mentega, olive oil, minyak kusuk, klonyor serta variasi sambalnya, pake mangga, pake asam kandis mentah, acar dst dst dst.

Nah hayo , siapa lagi, mari…mari….mura…. mura…….siapa lagi sombom aso-aso, panggang paccak, panggang geleng, panggang sale, panggang saleon , panggang golek, panggaron ……e..eehh…ngaco…

DUH …..ITU SI HENNY*….BURU-BURU PERGI …

GAK NGLENGOS..GAK APA…

DADA….DADA…KEK..DAH…..GITU

SUFIR MACCAM MANA …..

———————-

* HENNY adalah puteri bapak Sidauruk, Kapolres pada saat cerita ini diterawangkan.

Ditandai:
Posted in: kuliner, pesisir