Tari Anak

Posted on 23 Mei 2012

1


Tari Anak

Setelah hampir setahun menikah, istrinya melahirkan seorang anak. Betapa gembiranya hati suami-istri itu sukar dilukiskan dengankata-kata. Dengan penuh kegembiraan anak tersebut digendong mereka berganti-ganti dan ditimang-timang ala Sikambang. Tetapi mujur tak dapat diraih malang tak dapat ditolak, tiba-tiba anak tersebut jatuh sakit. Terburu-buru suami-istri membawa anak ke rumah orang tua mereka dan daeri sana dibwa berobat ke dukun.

Tari mengisahkan seluruh rangkaian peritiwa yang terjadi, mulai daeri kegembiraan hati menyebut kelahiran sibuah hati, sampai kepada perjalanan ke rumah dukun dan cara-cara pengobatannya. Itulah sebabnya pada tarian ini kita lihat ada geleta dan carano berisi ramu-ramuan obat-obatan. Tari dilanjutkan dengan nyanyian ahek-ahek (ahun tajak)

Ayun tajak buaikan tajak

tajak Palembang dariJawa

Ayun anak buaikan anak

Anak setimbang dengan nyawa

Sudah masak mentimun dandang

Masak membujur dalam padi

Lekas-lekas si buyung gadang

Menjadi sunting anak negeri

Tarian anak dan nyanyian ayun tajak dipagelarkan juga sewaktu selamatan (kendurui) mengayun anak. Dimulai dengan menggunting rambut bayi dan mentabalkan nam anak.

Sumber : Bunga Rampai Tapian Nauli.

Posted in: pesisir